Begini Penjelasan Para Saksi Penyerangan Kereta di Tokyo

Pihak kepolisian mengatakan bahwa satu orang menderita luka parah dan 16 orang lainnya terluka pada insiden penyerangan menggunakan pisau di kereta Tokyo pada malam Halloween. Berikut adalah beberapa fakta mengenai kejadian tersebut beserta pernyataan para saksi kejadian.

Penyerangan tersebut terjadi tepat sebelum jam 8 malam di kereta jalur Keio yang menuju Shinjuku. Kereta tersebut mendekati Stasiun Kokuryo di kota Chofu. Pelaku mengambil pisau dari tas-nya dan menusuk penumpang berusia 72 tahun yang duduk di sebelahnya. Dia-pun langsung menuju gerbong lainnya dan menyalakan korek untuk merokok.

Menurut Kimura Shunsuke yang merupakan salah satu penumpang kereta tersebut, banyak orang yang tiba – tiba berlarian dari gerbong belakang. “Saya penasaran tentang apa yang sedang terjadi. Kemudian saya mendengar suara ‘pong’ lalu melihat api dan asap.” katanya.

Kimura mencoba lari menuju bagian depan kereta yang akhirnya menjadi pemberhentian darurat Stasiun Kokuryo.

“Pintu – pintu tidak terbuka,” ucap Kimura. “Jadi saya-pun melompat dari jendela. Pundak saya terluka ketika saya jatuh. Saya tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. Benar – benar menakutkan.”.

kebakaran1

“Seorang pria berjalan perlahan – lahan mendekati saya,” kata salah seorang saksi. “Awalnya saya kira itu hanya salah satu acara Halloween. Namun ketika saya melihat banyak orang berlarian, saya sadar kalau hal buruk sedang terjadi. Seorang pria sedang membawa pisau. Ada darah di pisau tersebut.”.

“Seorang pria dengan pisaunya mulai menyemprotkan cairan dari botol plastik di depan saya dan suami saya,” kata penumpang yang lain. “Bau yang sangat menyengat memenuhi gerbong, dan semua orang panik. Orang tersebut tidak berekspresi sama sekali.”.

Beberapa saksi mengatakan bahwa pria tersebut berpenampilan seperti salah satu penjahatnya Batman bernama Joker. Polisi-pun mengatakan kalau si pelaku mengaku sangat mengagumi karakter tersebut.

Banyak penumpang yang kabur melalui jendela kereta karena pintu tetap tertutup. Ketika polisi tiba di tempat kejadian, pelaku sedang duduk di bangku, merokok dan menggenggam pisau. Pelaku menurut saja ketika polisi menyuruhnya untuk menurunkan senjata.

kebakaran2

Pelaku tersebut dikenal sebagai Hattori Kyota. Pria berusia 24 tahun tersebut ditangkap di lokasi kejadian dengan tuduhan percobaan pembunuhan. Polisi mengatakan bahwa pelaku sempat berada di Shibuya yang merupakan spot Halloween populer, kemudian ia naik ke kereta.

Hattori melaporkan kepada penginvestigasi bahwa beliau berharap mendapatkan hukuman mati apabila berhasil membunuh dua orang atau lebih. Dia memilih malam Halloween untuk melakukan penyerangan karena pada saat tersebut akan ada banyak penumpang.

Sumber: NHK World Japan

Lihat artikel menarik lainnya di: Masobu