Di Hokkaido, Pencuri minta makan dan uang, lalu membayar dengan Masker

Pencuri minta makan dan uang di Hokkaido

Di Sebuah kota yang bernama Iwamizawa, yang terletak di prefektur Hokkaido, telah terjadi sebuah kasus pencurian yang sangat unik. Kasus pencurian ini masih berhubungan erat dengan masker dan virus covid-19 yang sedang merebak saat ini. Kasus ini terjadi ketika seorang pencuri masuk kedalam sebuah rumah secara paksa, lalu meminta makan dan juga sejumlah uang serta memberikan imbalan berupa masker kepada sang empunya rumah. Benar, kalian tidak salah baca, ada seorang pencuri minta makan dan uang lalu memberikan masker sebagai gantinya.

Berita yang diambil dari artikel otakomu ini menginformasikan beberapa detail kejadiannya dengan cukup jelas. Seorang pencuri yang berkunjung dengan paksa membawa sebuah gergaji saat menerobos masuk. Sang pemilik rumah yang ternyata seorang nenek-nenek berusia 88 tahun terkejut dan berusaha bekerja sama dengan memenuhi permintaan sang pencuri

Pencuri minta makan
Pencuri minta makan

Kelaparan karena corona outbreak

Sang pemilik rumah segera menyediakan makanan berupa nasi dan juga lauk pauk seadanya. Tidak hanya itu saja, setelah menghabiskan mangkuk nasi pertama, sang pencuri masih meminta nambah nasi satu mangkuk lagi. Sang pemilik rumah langsung menuruti kemauan sang pencuri yang terlihat berusia 50 tahunan keatas.

Setelah selesai makan, sang pencuri kembali memaksa kepada sang pemilik rumah untuk memberikannya uang. Karena tidak punya banyak simpanan uang, sang nenek memberikan uang kepada pencuri tersebut sebanyak 2000 yen. Sepertinya uang tersebut dirasa cukup bagi sang pencuri dan segera mengambilnya lalu pergi dari rumah tersebut.

Meninggalkan Masker

Satu hal yang mengejutkan, sebelum sang pencuri meninggalkan tempat kejadian perkara, sang pencuri masih meninggalkan sejumlah masker. Masker yang ditinggalkan berjumlah 10 lembar, yang mungkin saat ini bisa cukup mahal harganya. Terlebih di Jepang yang sudah sangat langka. Mungkin niat sang pencuri itu bukanlah untuk mencuri, tapi hanya sekedar bertahan hidup di tengah kondisi wabah covid-19 saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *