Ketua Olimpiade Tokyo 2020 Tidak Menutup Kemungkinan Terjadinya Pembatalan Olimpiade

Toshiro Muto mengatakan dia akan terus mengawasi jumlah infeksi dan penyebarannya, jika perlu akan mengadakan “diskusi” kepada pihak – pihak tertetu.

Lebih dari 70 orang yang mengikuti kegiatan Olimpiade dinyatakan positif menjelang upacara pembukaan pada hari Jumat 23/07/2021.


Komentarnya yang berbeda muncul pada hari yang sama dengan presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach mengatakan pembatalan Olimpiade “tidak pernah menjadi pilihan”.

Awal bulan ini, Jepang mengumumkan Olimpiade akan berlangsung di stadion kosong – meskipun ada banyak kekhawatiran atas situasi Covid.


Apakah Olimpiade mungkin dibatalkan bahkan pada tahap akhir seperti saat ini? “Kami akan melanjutkan diskusi jika ada lonjakan kasus,” kata Muto ketika ditanya pada konferensi pers.


“Pada titik ini, kasus virus corona dapat tiba-tiba naik ataupun turun, jadi kami akan memikirkan banyak cara apa yang harus kami lakukan ketika situasinya muncul.”


Meskipun Pembukaan Olimpiade tidak secara resmi dimulai pada hari Jumat, aksi beberapa pertandingan telah dimulai dengan kompetisi softball dan sepak bola putri yang dilakukan pada hari Rabu.

Awal pekan ini, dua pesepakbola Afrika Selatan yang tinggal di wisma atlet dinyatakan positif terkena virus corona. Seorang pemain bola voli pantai Ceko-pun kemudian dinyatakan positif terkena virus tersebut.

Sebanyak 71 orang yang terakreditasi untuk mengikuti Olimpiade Tokyo kini dinyatakan positif terkena virus corona.


Olimpiade dan Paralimpiade 2020 telah ditunda selama satu tahun karena pandemi virus corona.

Ini adalah penundaan pertama dalam 124 tahun sejarah modern Olimpiade.


Upacara pembukaan Olimpiade akan diadakan pada 23 Juli, meskipun acara pertama Olimpiade – pertandingan softball antara Jepang dan Australia – berlangsung dua hari sebelumnya yaitu pada hari Rabu.


Olimpiade akan berakhir pada 8 Agustus, dengan Paralimpiade akan dimulai pada tanggal 24 Agustus dan berakhir pada 5 September.

Tetapi yang terjadi ada kemarahan publik atas pembatasan virus corona.

Masyarakat di Jepang juga menaruh perhatian khusus dengan masuknya puluhan ribu orang yang terkait acara Olimpiade tersebut dan dampaknya terhadap tingkat infeksi di negaranya.

Tokyo yang menjadi Ibu Kta dari tuan rumah Olimpiade 2020 ini, menghadapi lonjakan penyebaran baru, dengan 1.387 kasus yang tercatat pada hari Selasa.

Saat ini Jepang dalam keadaan darurat dan akan berlaku sampai 22 Agustus.

Penyelenggara “kami berkonsentrasi 100% untuk memberikan pertandingan yang baik dan layak”, kata juru bicara Olimpiade Tokyo 2020 setelah komentar Muto pada hari Selasa.

Sumber: BBC News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *