Kunjungan Wisatawan Ke Kyoto Turun Dratis Karena Wabah Corona Virus

Kunjungan Ke Kyoto Turun Karena Corona Virus

Dilansir dari Kyoto Shimbun yang mengungkapkan adanya penurunan drastis dari jumlah wisatawan diawal bulan Februari 2020. Penurunan jumlah wisatawan ini bahkan tercatat sebagai yang terparah selama 30 tahun. Hal ini dikarenakan adanya wabah Coronavirus yang sedang terjadi di sebagian besar negara di asia, khususnya di china. Sebagian besar turis yang mengunjungi areal wisata di Kyoto memang kebanyakan dari negara-negara di asia, sehingga ketika terjadi wabah yang menyebabkan larangan perjalanan ini akan sangat mempengaruhi kondisi area-area wisata. Hal ini semakin memperjelas bahwa Kunjungan Ke Kyoto Turun Karena Corona Virus yang sedang merebak.

Menurut laporan warga setempat yang memiliki usaha di area wisata kyoto, biasanya pada awal tahun baru china seperti kemarin, akan ada setidaknya 200 bus wisata yang mengunjungi area mereka. Namun saat ini hanya terlihat beberapa saja, dan membuat bisnis tidak berjalan dengan baik. Beberapa rumah makan yang sudah mempersiapkan tenaga karyawan tambahan untuk menyambut gelombang wisatawan yang akan hadir pun nampaknya sepi-sepi saja. Hal ini benar-benar diluar dugaan dan membuat omset mereka turun drastis.

Kyoto Corona virus

Kyoto Corona virus

Aman untuk berkunjung ke Kyoto

Kyoto sendiri memang menjadi salah satu tujuan utama wisatawan dari asia yang ingin merasakan nilai kebudayaan Jepang yang masih terasa kental tradisinya. Turis-turis dari china adalah salah satu pengunjung terbesarnya, maka tidak heran ada banyak rasa kekhawatiran ketika orang hendak mengunjungi Kyoto dan takut bertemu wisatawan dari negara dimana Wabah Coronavirus itu berasal.

Namun, dengan persiapan-persiapan yang cukup seperti masker khusus, gel antiseptik, dan rajin mencuci tangan, perjalanan ke Kyoto bisa tetap kalian nikmati dengan nyaman. Ditambah lagi saat ini pengunjungnya tidak terlalu banyak, berarti akan lebih mudah untuk menikmati pemandangan dan suasana alam di Kyoto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *