Terciduk, Pemuda Mesum dihajar oleh Ibu dari korban pelecehan seksual di Yokohama

Pemuda Mesum Yokohama dihajar Ibu Korban

Jika kamu menganggap Jepang 100 persen aman dari kejahatan, maka kamu harus lebih banyak lagi membaca artikel-artikel di Masobu.com, pasalnya kejahatan pun akan tetap ada dimanapun kamu tinggal. Maka berhati-hati dan tetap waspada adalah salah satu kunci bertahan hidup di dunia yang terkadang cukup keras saat ini. Adalah seorang pelajar wanita berusia 16 tahun yang kerap kali terkena pelecehan seksual berupa meraba-raba pantat ketiak sedang lewat di sebuah jalanan di salah satu kota di Yokohama. Hal ini berujung kepada seorang pemuda mesum yokohama dihajar ibu korban, dimana sang pelaku dibuat tidak berdaya hingga pihak kepolisian yang berwenang datang mengamankan pelaku.

Seperti dilansir dari halaman berita kanaloco.jp kejadian ini baru saja terjadi di kota Tsujuki-ku, Yokohama pada awal bulan Juni 2020 lalu. Sang pelaku mengakui perbuatannya dan sedang di urus oleh pihak berwajib untuk penyelesaian kasus tindak pelecehan seksualnya secara hukum.

Kronologi Kejadian

Kejadian pelecehan seksual di Jepang sangat sering terjadi, biasanya di sarana transportasi umum seperti kereta dan juga bus. Namun kali ini lokasi kejadian perkara adalah di pinggir jalan. Sang korban yang sepertinya sudah hampir sering mengalami kejadian yang serupa, akhirnya mengutarakan hal tersebut kepada orang tuanya, dalam hal ini adalah ibunya. Hal ini berujung kepada aksi pencidukan yang berlangsung sangat heroik, dimana sang ibu sudah mempersiapkan diri untuk melindungi anaknya dari tindak pelecehan seksual.

Pemuda Mesum Yokohama dihajar Ibu Korban
Pemuda Mesum Yokohama dihajar Ibu Korban

Hari itu awal bulan Juni 2020, sang gadis berusia 16 tahun tersebut melewati jalanan tempat ia biasa lewat. Tiba-tiba sang pelaku datang dan berusaha memegang pantat sang gadis dengan paksa. Disaat itulah sang Pemuda Mesum Yokohama dihajar Ibu Korban. Sang ibu muncul dan menghajar habis-habisan sang pemuda mesum hingga akhirnya pihak kepolisian setempat datang.

Cepat Terungkap

Sang pelaku, setelah diinterogasi oleh pihak kepolisian, telah mengaku dan ternyata merupakan seorang peneliti medis untuk Pusat Medis Komunitas Omihachiman di Prefektur Shiga. Insiden ini mengikuti serangan chikan (aksi pelecehan seksual) sebelumnya di Bangsal Tsuzuki yang terjadi pada malam malam sebelumnya. Tidak diketahui apakah pelaku yang tertangkap adalah orang yang yang sama yang merupakan pelaku di balik kedua serangan itu, tetapi berkat respons cepat ibu dalam membela putrinya, setidaknya ada satu pemuda mesum yang sudah ditangkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *