Docomo Sebagai Perusahaan Seluler Jepang Menambahkan Layanan Baru

Docomo Sebagai Perusahaan Seluler Terbesar Di Jepang Meluncurkan Program Layanan Screen Protector

Di setiap negara tentu saja ada perusahaan seluler-nya masing – masing. Di Jepang, perusahaan seluler yang paling besar adalah Docomo. Perusahaan tersebut memberikan pelayanan seputar telepon seluler beserta paket data-nya. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki beragam pilihan layanan after-service yang biasa didapatkan setelah mengontrak telepon seluler yang dimiliki Docomo. Tentunya opsi yang ditawarkan bersifat memberikan manfaat dan kebutuhan para pelanggan secara spesifik.

docomo3
Perusahaan Seluler Docomo

Salah satunya adalah program yang baru saja diluncurkan oleh Docomo yang dalam bahasa Jepang disebut dengan Firumu Haritsuke Sapooto. Yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan dengan “Layanan Screen Protector”. Program seperti apakah ini? Menurut Docomo, program tersebut adalah layanan pemasangan screen protector yang dapat diperoleh di setiap cabang toko.

Intinya sih, para staff toko seluler Docomo akan memasangkan screen protector untuk telepon seluler (smartphone) kalian. Sehingga kalian tidak perlu lagi mengkhawatirkan salah nempel ataupun kehadiran gelembung – gelembung di screen protector muncul mengganggu kenyamanan kalian menggunakan smartphone kalian.

Sayangnya layanan ini tidak dapat dinikmati oleh semua orang yang tinggal di Jepang. Karena layanan tersebut hanya bisa dinikmati oleh mereka yang menggunakan screen protector pilihan Docomo. Selain itu, layanan tersebut dikenai biaya sebesar 1.100 yen (sekitar Rp 128.000,-) per-aplikasi. Itu belum termasuk harga screen protector yang dijual oleh Docomo dengan harga sekitar 1.760 hingga 4.620 yen tergantung jenis screen protector apa yang diinginkan. Biaya 1100 yen tersebut bisa dibayarkan langsung saat menggunakan layanannya, atau kalian juga bisa menggabungkannya dengan tagihan telepon bulanan kalian pada bulan berikutnya. Walaupun kaliah harus menggunakan screen protector yang dimiliki brand Docomo, kalian tidak perlu memiliki smartphone-nya Docomo. Jadi apapun smartphone kalian, kalian bisa membeli dan menggunakan screen protector dengan brand Docomo.

Untuk kalian yang sudah biasa memasang screen protector dengan modal pengalaman ataupun liat video di YouTube dan berhasil, sepertinya promosi tersebut terkesan seperti perampokan ya? Namun ternyata tidak sedikit netizen Jepang di akun twitter mereka yang tertarik akan promosi tersebut. Kata mereka yang setuju, mengeluarkan biaya 1.100 yen adalah hal yang wajar karena mereka sering merasa kesulitan memasang screen protector sendiri. Belum lagi ada yang diantara mereka yang bahkan bisa menghabiskan biaya hingga 3000 yen untuk memasang screen protector karena beberapa kali gagal, sehingga biaya tersebut terhitung murah. Ada yang pro ada pula yang kontra dengan berpendapat bahwa harga 1.100 yen itu seharusnya 500 yen saja. Ada juga yang merasa malas karena kebijakan tersebut hanya berlaku kepada screen protector pilihan Docomo saja. Kesannya, Docomo hanya menambahkan cara baru untuk memeras para pelanggan yang datang ke toko mereka.

Membeli smartphone di Jepang tidak semudah membeli smartphone di Indonesia dimana asal ada uang kalian tinggal terima saja smartphone baru kalian. Bahkan beberapa counter telepon genggam ada juga yang sekaligus memberikan layanan pasang screen protector secara cuma – cuma sesuai paket yang dipilih. Urusan pulsa dan paket data? Bisa dipilih saat membeli smartphone ataupun setelah mengaktifkan nomor baru di rumah. Pilihan paket data dan jumlah pulsa yang bisa dimiliki juga sangat beragam. Kalian bahkan tidak perlu keluar rumah apabila ada keluarga kalian yang ingin membelikan kalian smartphone baru.

Ketika kalian ingin memiliki smartphone di Jepang, kalian tidak akan mendapatkan smartphone baru semudah itu dengan uang sebanyak apapun yang kalian miliki. Karena baik jenis smartphone, paket bulanan, casing, screen protector itu harus dipilih langsung oleh calon pembeli. Dan itu semua berlaku untuk semua orang tidak terkecuali orang dari negara luar yang datang ke Jepang. Sehingga kalau kalian ingin membelikan keluarga atau kerabat kalian smartphone baru, kalian harus mengajak keluarga atau kerabat kalian untuk membeli smartphone baru tersebut. Kecuali kalian tidak akan mempermasalahkan tagihan biaya bulanan ditanggung oleh kalian sendiri yang datang ke tokonya provider Jepang. Bahkan kalaupun kalian memiliki identitas lengkap dengan buku tabungan dan kartu atm/kredit, belum tentu kalian bisa mendapatkan smartphone yang kalian inginkan di Jepang. Ribet ya?

Docomo akan mulai menerapkan kebijakan tersebut pada tanggal 20 Desember secara signifikan. Mulai tahun depan, pelayanan untuk seluruh telepon seluler yang bukan smartphone di Jepang akan dihentikan. Biasanya yang masih menggunakan telepon seluler tersebut adalah orang – orang lansia. Mengingat akhir tahun adalah musimnya belanja di Jepang, sepertinya akan banyak sekali lansia yang akan segera meng-upgrade telepon seluler-nya ke smartphone. Dan ketika mereka meng-upgrade telepon seluler mereka, tentunya mereka juga akan sekaligus menggunakan layanan pemasangan screen protector dari Docomo.

Sumber: Sora News 24

Baca juga artikel menarik lainnya di sini.