Sekelompok Orang Bersepeda di dalam area Mall di Osaka

Bersepeda di dalam Mall Osaka, Sekelompok orang dianggap mengganggu kenyamanan

Kenyamanan di ruang umum sangatlah dihargai di Jepang, seperti di dalam mall, transportasi umum hingga di tempat wisata. Hal inilah yang membuat orang-orang Jepang selalu berbisik-bisik ketika berada di transportasi umum. Namun beberapa waktu yang lalu telah terjadi sedikit kekacauan yang membuat beberapa orang tidak nyaman. Sekelompok orang bersepeda di dalam Mall Osaka dan tidak sekedar bersepeda saja namun juga melakukan beberapa aksi yang cukup membahayakan orang-orang sekitar. Sebuah video telah beredar luas dan menangkap aksi sekelompok group yang sedang berkeliling dengan sepeda diantara orang-orang yang berjalan.

sekelompok orang bersepeda didalam mall osaka 2
sekelompok orang bersepeda didalam mall osaka 

Tidak hanya sekali di tahun 2019

Menurut Perwakilan dari Nankai Electric Railway Co., yang merupakan pengelola resmi gedung stasiun, ini bukan pertama kalinya kelompok ini mengendarai sepeda melalui tempat mereka, di bulan Juli tahun 2019 ini sekelompok orang yang menggunakan sepeda juga melakukan hal yang sama. Dari laporan mengatakan kelompok sepeda ini adalah bagian dari tim aksi yang berbasis di Osaka yang dikenal melakukan gerakan akrobatik di sepeda gunung. Usia anggota berkisar dari 20-an hingga 40-an dan mereka telah muncul di berbagai acara dan video musik. Wah sudah cukup dikenal dan banyak karya yang dihasilkan ternyata, bukan sekedar sekelompok orang bersepeda biasa.

Berikut ini adalah video yang merekam kegiatan mereka

Aksi seperti ini sangatlah seru dan asik untuk dilakukan, Namun yang sangat disayangkan hal ini memberikan rasa tidak nyaman bagi para pengguna jalan dan pengunjung yang sedang berada di lokasi ketika kejadian berlangsung. Jika group tersebut melakukan aksinya di taman yang memang disediakan untuk melakukan atraksi, tentu saja dapat diterima. Bukan di dalam area umum, khususnya mall ataupun akses bawah tanah.

Permohonan maaf

Salah satu perwakilan dari kelompok orang bersepeda tersebut telah mengunggah permintaan maaf. Namun bagi para netizen, permintaan maaf mereka masih dianggap tidak terlalu menyesali apa yang telah mereka lakukan di area publik. Hal ini karena mereka menganggap berkendara dengan mengangkat ban depan sepeda merupakan hal yang biasa ketika mereka melalui area publik. Selain itu mereka juga berdalih dalam permintaan maafnya bahwa hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan memperluas komunitas yang mengikuti kompetisi sepeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *